Setelah menjalani masa libur panjang Ramadhan dan Idulfitri 1446 Hijriah,
aktivitas pelayanan publik di Kecamatan Tangaran kembali berjalan normal. Hal
ini disampaikan langsung oleh Camat Tangaran, H. Suhut Firmansyah, S.Sos.,
M.Si., saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Camat, Selasa (8/4). Dalam
apel tersebut, Suhut mengapresiasi tingginya semangat para Aparatur Sipil
Negara (ASN) yang langsung kembali bekerja dengan penuh tanggung jawab dan
antusiasme.
Dalam arahannya, Camat Suhut menekankan bahwa libur panjang seharusnya
menjadi titik balik untuk menambah energi baru, bukan malah mengendurkan
semangat kerja. Ia berharap seluruh ASN di lingkup Kecamatan Tangaran, termasuk
jajaran Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta UPT
Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah, dapat menjaga ritme pelayanan yang
prima pasca-Lebaran.
“Alhamdulillah, saya melihat semangat yang luar biasa dari rekan-rekan ASN hari ini. Kita harapkan ini berdampak nyata pada pelayanan kita ke depan. Momentum usai Lebaran ini harus menjadi titik awal peningkatan kinerja, bukan sekadar kembali bekerja,” ujar Suhut.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga sinergi dan kekompakan
antarlembaga demi menciptakan pelayanan yang lebih efisien, profesional, dan
ramah masyarakat.
Camat Suhut menegaskan bahwa arah kebijakan pelayanan publik di Tangaran
sepenuhnya sejalan dengan visi Bupati Sambas, Satono, S.Sos., I.M.A., yang
terus mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan mutu pelayanan masyarakat
di semua tingkatan pemerintahan.
“Pak Bupati selalu mengingatkan agar kita jangan sekadar bekerja, tapi bekerja dengan hati dan inovasi. Itu yang ingin kami wujudkan di Kecamatan Tangaran,” tambah Suhut.
Bupati Satono selama ini dikenal aktif
turun ke lapangan, memantau langsung kinerja jajaran pemerintahan, dan tak
segan memberi penghargaan maupun teguran kepada ASN yang berkinerja buruk.
Beberapa kali, Bupati menyampaikan bahwa pelayanan publik harus Cepat dan
Responsif terhadap kebutuhan Masyarakat, Bersih dari pungli dan praktik buruk
birokrasi, Inovatif dan mengikuti perkembangan teknologi dan Berbasis kepuasan
masyarakat, bukan sekadar formalitas administratif
Arahan inilah yang kini menjadi pedoman Kecamatan Tangaran dalam menyusun
rencana kerja pasca-Lebaran. Tak hanya fokus pada administrasi, pelayanan juga
diarahkan untuk lebih humanis dan terbuka terhadap kritik serta saran
masyarakat.
Camat Tangaran menyatakan bahwa semua layanan di kantor camat telah kembali
berjalan normal, baik dalam hal jam kerja maupun operasional pelayanan.
“Insyaallah, kami siap melayani masyarakat dengan penuh semangat dan dedikasi. Pelayanan telah kembali seperti semula, dan kami akan terus tingkatkan,” ungkap Suhut.
Menutup arahannya, Camat Suhut mengingatkan agar seluruh pegawai tidak
hanya menjalankan tugas administratif, tapi juga menjaga integritas, etika, dan
citra baik Pemerintah Daerah.
“Citra pemerintahan tidak hanya dibangun oleh Bupati atau pejabat tinggi, tapi oleh kita semua. Pelayanan yang tulus, cepat, dan berkualitas adalah cermin dari kepemimpinan yang baik. Mari kita jaga itu bersama-sama,” tutupnya.
Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari Bupati Sambas, Kecamatan Tangaran siap menjadi role model dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.