Detail Berita

Berita Daerah

Berita Daerah

Gelar Festival Seni dan Budaya Nusantara 2025, Bupati Satono Pesan Warga Untuk Jalin Ukhuwah Insaniah Diantara Kita Semua

30 January 2025 PIKP 118 dibaca 3 menit baca

Menyambut tahun baru Imlek 2576, sabtu 26 januari 2025 dinas Pendidikan dan kebudayaan Kab. Sambas bersama anggota DPRD melalui aspirasinya menggelar Festival Seni dan Budaya Nusantara tahun 2025.
Kegiatan yang digelar di Terminal Sambas ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam rangka menyambut tahun baru imlek yang bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antar masyarakat serta dapat menyalurkan bakat seni dan budaya pecinta seni di kabupaten sambas. Membuka secara resmi festival yang dilaksanakan 3 malam berturut ini Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I, MH. Hadir juha dalam kegiatan ini Anggota DPRD Provinsi Kalbar dr. Juliarti Djuhardi Alwi, MPH, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sambas Arsyad, Forkopimda, Forkopimcam serta tokoh adat dan agama di Kab. Sambas.
Mengawali sambutannya, Kadis Pendidikan dan kebudayaan Kab. Sambas Arsyad, S. Pd, MM mengungkapkan bahwa pegelaran yang dilaksanakan ini tidak hanya sebagai momen ajang bersilaturahmi antar masyarakat dengan pemerintah namun juga sebagai wujud penghargaan terhadap keindahan budaya dan tradisi serta kekayaan alam yang kita miliki.

"Festival ini tidak hanya momen istimeea sebagai ajang berkumpul antara kita semua, tetapi sebagai wujud penghargaan terhadap keindahan budaya, tradisi dan kekayaan alam yang kita miliki. "
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung atas terlaksananya kegiatan ini sehingga dapat berjalan sebagaimana yang kita inginkan." Ungkap Arsyad

Anggota DPRD Kab. Sambas Yakob Pujana mengatakan bahwa perayaan Imlek ini merupakan perayaan terbesar dan terpenting bagi etnis tionghua di seluruh Dunia. Perayaan imlek ini memiliki makna sebagai wujud syukur atas nilmat yang diberikan tuhan kepada kita semua.

"perayaan imlek ini merupakan perayaan terbesar dan terpenting bagi etnis tionghua di seluruh dunia. Imlek merupakan perayaan kebudayaan dan bukan keagamaan. Imlek memiliki makna sebagai wujud syukur kita atas nikmat yg telah diberikan tuhan kepada kita. " Kata Yakob

Membuka Festival Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I MH mengapresiasi panitia penyelenggara dalam mensukseskan pagelaran ini. Satono berharap kegiatan Festival seni dan budaya ini untuk dapat terus dilestarikan.
"saya mengapresiasi panitia pelaksana dengan jiwa yang masih muda dalam mensukseskan pagelaran ini sehingga lebih baik." Ungkap Satono.
"Mudah-mudahan kegiatan seni budaya yang merupakan perpaduan dari dinas Pendidikan dan kebudayaan bersama anggota DPRD yang juga dibantu para pecinta seni  budaya bagaimana kegiatan ini tetap bisa terus dilestarikan." Tambahnya.
Berkaitan dengan cuaca serta banjir yang terjadi di daerah Kabupaten Sambas, Bupati Sambas satono menghimbau untuk merayakan tahun baru imlek dengan cara sederhana untuk peduli kepada masyarakat yang terkena bencana.
"Dipenghujung tahun dan awal tahun 2025 cuaca kurang bersahabat. Dimana2 daerah kita terjadi banjir. Karena itu saya menghimbau dalam rangka menyambut tahun baru imlek mari kita sama-sama rayakan dengan sederhana. " Tutur Satono.
Menutup sambutannya, bupati satono mengajak seluruh masyarakat terutama etnis tionghua untuk dapat memperkokoh ukhuwah insaniah diantara kita semua sehingga kabupaten sambas menjadi aman dan tertib.
"Kepada etnis tionghua saya mengajak untuk merajut tali silaturahmi antara kita semua dengan memperkokoh ukhuwah insaniah diantara kita semua."
Festival Seni dan Budaya  nusantara 2025 yang dilaksanan selama 3 malam menjelang perayaan imlek ini merupakan ajang untuk mempromosikan seni dan budaya masyarakat kab. Sambas berupa pertunjukan seni dan tari dari para sanggar yang ada di kab. Sambas. Dinas Kominfo Kab. Sambas melaporkan.

Kembali ke Daftar Berita