Memasuki usia ke 44 tahun Pondok Pesantren Muhammad Basuni
Imran (PPMBI) Sambas gelar peringatan milad yang ditandai dengan pelepasan
balon oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, MH di Kompleks PPMBI Sambas, Desa
Dalam Kaum Kecamatan Sambas, Selasa 12 September 2023.
Kepala Kemenag Sambas, Mahmud Jayadi mengucapkan selamat
milad yang ke-44 kepada PPMBI Sambas yang mana PPMBI merupakan pondok pesantren
tertua yang ada di Kabupaten Sambas.
“Kita hari ini kita berada di PPMBI, kami sampaikan selamat
milad ke-44 sebagai pesantren yang
tertua di Kabupaten Sambas” buka Mahmud.
Mahmud memuji sejarah Sambas yang telah melahirkan sosok-sosok penting
dalam ilmu keislaman diantaranya Syeikh Ahmad Khatib Sambas dan Muhammad Basuni
Imran.
“Kabupaten sambas memiliki sejarah keilmuan luar biasa yang
bisa dibuktikan pada dunia internasional dengan hadirnya tokoh-tokoh seperti
Syeikh Ahmad Khatib Sambas dan Muhammad Basuni Imran” tambah Mahmud.
Lebih jauh Mahmud menyampaikan bahwa harapan atas Kabupaten
Sambas yang berkemajuan dengan kemajuan ilmu serta masyarakat yang sehat itu
bisa dimulai dari pondok pesantren terkhusus pondok pesantren Muhammad Basuni
Imran ini.
“Kita ingin mengharapkan Sambas yang berkemajuan maju ilmu
sehat masyarakatnya serta maju dibidang pendidiikan itu dimulai dari
pondok pesantren”
Bupati Sambas H. Satono mengucapkan selamat milad ke-44
serta mengapresiasi PPMBI Sambas yang telah ikut serta mencerdaskan generasi
penerus bangsa.
“Terima kasih PPMBI atas dedikasi dalam memberikan
pembelajaran generasi penerus” buka H. Satono.
Pada momen berbahagia tersebut Bupati Satono berjanji akan
memberikan apresiasi berupa umroh gratis bagi penghapal 30 Juzz bagi semua
siswa serta termasuk guru bagi santri/santriwati penghapal 30 juzz tersebut.
“Yang hafal tahun depan saya umrohkan, ini baru cocok. Beri
penghapal qur’an 30 juzz termasuk guru. ini janji saya tahun depan kelas
berapapun termasuk gurunya” tambah H. Satono.
Bupati Sambas, H. Satono mengungkapkan rasa bangganya kepada
para guru honorer yang telah tulus ikhlas mentransfer ilmu kepada generasi masa
depan walaupun dengan gaji yang tidak seberapa.
“Saya bangga ditengah ekonomi yang luar biasa, guru honorer
mengajar dengan semangat dengan mendapat gaji tak seberapa” ungkap H. Satono
Oleh Karena itu Bupati Sambas, H. Satono berharap kepada
pihak terkait agar kedepan muncul langkah-langkah yang positif dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan guru honorer di PPMBI Sambas ini.
“Mohon dicarikan
formulasi bagi kesejahteraan ustadz ustadzah kedepannya” tambah Satono